<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Badot On The Lifestyle</title>
	<atom:link href="http://badotcangklek.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://badotcangklek.wordpress.com</link>
	<description>Just Another Newbie On WordPress</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2009 07:38:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='badotcangklek.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/dd9e602e79a1b1bc12c498d291139ca3?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Badot On The Lifestyle</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Bibit Kehidupan Ditemukan di Sekitar Bintang Muda</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/bibit-kehidupan-ditemukan-di-sekitar-bintang-muda/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/bibit-kehidupan-ditemukan-di-sekitar-bintang-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 04:13:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[iptek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/bibit-kehidupan-ditemukan-di-sekitar-bintang-muda/</guid>
		<description><![CDATA[WASHINGTON, SELASA &#8211; Para astronom telah menemukan bukti kuat keberadaan molekul-molekul organik kompleks di luar angkasa pada gumpalan debu yang mengelilingi sebuah bintang muda. Molekul-molekul seperti itulah yang diyakini sebagai komponen penyusun kehidupan awal seperti di Bumi.

Seperti dilaporkan dalam edisi terakhir Astrophysical Journal Letters, mereka mendeteksi keberadaan molekul-molekul tholin di sekitar bintang HR4796A. Tholin merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=14&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong>WASHINGTON, SELASA</strong> &#8211; Para astronom telah menemukan bukti kuat keberadaan molekul-molekul organik kompleks di luar angkasa pada gumpalan debu yang mengelilingi sebuah bintang muda. Molekul-molekul seperti itulah yang diyakini sebagai komponen penyusun kehidupan awal seperti di Bumi.</p>
<p><span id="more-14"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Seperti dilaporkan dalam edisi terakhir Astrophysical Journal Letters, mereka mendeteksi keberadaan molekul-molekul tholin di sekitar bintang HR4796A. Tholin merupakan molekul karbon berukuran besar yang juga ditemukan di badan komet dan bulan Saturnus bernama Titan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tholin diyakini sebagai bakal biomolekul yang menyusun tubuh organisme di Bumi. Meskipun demikian, tholin tidak pernah ditemukan di Bumi karena kadar oksigen yang tinggi di atmosfer dipastikan merusaknya seketika.</p>
<p style="text-align:justify;">Keberadaan tholin terdeteksi sebagai cahaya pendar berwarna merah jika dilihat dengan spektrum gelombang cahaya inframerah. Gumpalan debu di sekitar bintang HR4796A yang berada pada 220 tahun cahaya dari Bumi terlihat sangat merah.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sampai sekarang sulit mengungkap apa yang menyusun debu di cakram, jadi menemukan tholin dengan cara demikian merupakan lompatan besar bagi pemahaman kita,&#8221; ujar John Debes dari Carnegie Institution for Science di Washington, AS yang memimpin penelitian tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">HR4796A berada di kontelasi Centaurus dan berusia sekira 8 juta tahun. Cakram debunya ditemukan pertama kali pada tahun 1991 dan sejak awal sudah diperkirakan sebagai contoh utama untuk mengamati pembentukan formasi sistem keplanetan. Karena bintangnya dua kali lebih besar dan dua kali lebih panas dari Matahari, kondisi planet yang terbentuk atau kalaupun ada kehidupan mungkin berbeda dengan di Bumi.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=14&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/bibit-kehidupan-ditemukan-di-sekitar-bintang-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spesies Baru Salamander Hanya Selebar Kuku</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/spesies-baru-salamander-hanya-selebar-kuku/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/spesies-baru-salamander-hanya-selebar-kuku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 03:53:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[iptek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/spesies-baru-salamander-hanya-selebar-kuku/</guid>
		<description><![CDATA[
Satu dari tiga spesies baru salamander yang ditemukan di Kosta Rika baru-baru ini hanya memiliki panjang tubuh selebar kuku ibu jari. Penemuan ketiga spesies amfibi itu semakin menegaskan kawasan tersebut sebagai surga salamander.

Pantas disebut demikian sebab jumlah spesies salamander di Kosta Rika kini tak kurang dari 43 spesies. Total ada sekitar 300 spesies salamander yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=13&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><a title="salamander_dwarf.jpg" href="http://badotcangklek.files.wordpress.com/2008/01/salamander_dwarf.jpg"><img class="aligncenter" src="http://badotcangklek.files.wordpress.com/2008/01/salamander_dwarf.thumbnail.jpg?w=328&#038;h=211" alt="salamander_dwarf.jpg" width="328" height="211" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><span class="bodytext01">Satu dari tiga </span><span class="bodytext01">spesies baru salamander yang ditemukan di Kosta Rika baru-baru ini hanya memiliki panjang tubuh selebar kuku ibu jari. Penemuan ketiga spesies amfibi itu semakin menegaskan kawasan tersebut sebagai surga salamander.</span></p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pantas disebut demikian sebab jumlah spesies salamander di Kosta Rika kini tak kurang dari 43 spesies. Total ada sekitar 300 spesies salamander yang tersebar di seluruh dunia dan kebanyakan hidup di belahan Bumi utara. Hanya 5 spesies yang ditemukan di wilayah tropis bagian tengah Meksiko pada tahun 1998. Salamander adalah satu-satunya amfibi yang tidak ditemukan di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Salamander memangsa serangga dan cacing. Hidupnya banyak dihabiskan di air atau daerah yang lembab. Pada musim panas, mereka melakukan hibernasi (tidur panjang).</p>
<p><strong>Kerdil</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tiga spesies baru merupakan bagian dari 5000 koleksi tumbuh-tumbuhan dan hewna yang dikumpulkan para ilmuwan dari Museum Sejarah Nasional London, Inggris dalam ekspedisi di Amerika Tengah. Ketiga spesies salamander ditemukan di Taman Nasional La Amistad, yang berada di perbatasan Kosta Rika dan Panama.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu spesies salamander baru yang belum memperoleh nama ilmiah termasuk dalam genus salamander kerdil Nototriton. Panjang tubuhnya hanya sekitar 2,5 centimeter dari ujung kepala hingga ekor.</p>
<p style="text-align:justify;">Dua salamander lainnya berasal dari genus Balitoglossa yang dikenal aktif malam hari. Hewan-hewan ini berburu mangsa di malam hari dan menghilang saat siang hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Spesies pertama memiliki ciri tubuh yang berwarna menyolok dengan guratan merah di bagian punggungnya, kuning di perut, dan bagian lainnya hitam, mirip dengan ciri katak beracun dan sejenisnya. Panjang tubuhnya sekitar delapan centimeter. Sementara, spesies kedua memiliki waran tubuh cokelat tua dengan bagian perut berwarna cokelat muda pucat.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Menemukan begitu banyak spesies baru di satu area benar-benar menakjubkan, apalagi mungkin di sinilah satu-satunya tempat di dunia untuk dapat menemui hewan-hewan tersebut,&#8221; ujar Alex Monro, ketua tim ekspedisi.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal tersebut juga menunjukkan bahwa sebaran spesies di wilayah tersebut belum banyak diketahui. Tim ilmuwan telah merencanakan empat kali ekspedisi lanjutan tahun ini untuk mempelajari lebih lanjutu kehidupan liar di sana. (<strong>BBC/WAH</strong>)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=13&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/spesies-baru-salamander-hanya-selebar-kuku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://badotcangklek.files.wordpress.com/2008/01/salamander_dwarf.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">salamander_dwarf.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Vitamin D untuk Diabetes</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/vitamin-d-untuk-diabetes/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/vitamin-d-untuk-diabetes/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 03:40:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/vitamin-d-untuk-diabetes/</guid>
		<description><![CDATA[Selama lebih dari lima tahun lalu, para peneliti menyatakan bahwa ada hubungan tentatif antara kekurangan vitamin D dengan munculnya sindroma metabolik, sebuah kondisi yang ditandai dengan kegemukan, meningkatnya tekanan darah, menaiknya gula darah secara tidak normal, dan ketidakmampuan tubuh merespon insulin.

Orang dengan sindroma metabolik akan cenderung mudah menderita diabetes tipe 2 dan penyakit-penyakit kardiovaskular (pembuluh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=11&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Selama lebih dari lima tahun lalu, para peneliti menyatakan bahwa ada hubungan tentatif antara kekurangan vitamin D dengan munculnya sindroma metabolik, sebuah kondisi yang ditandai dengan kegemukan, meningkatnya tekanan darah, menaiknya gula darah secara tidak normal, dan ketidakmampuan tubuh merespon insulin.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Orang dengan sindroma metabolik akan cenderung mudah menderita diabetes tipe 2 dan penyakit-penyakit kardiovaskular (pembuluh darah jantung) seperti jantung, stroke, multiple sklerosis, dan lain-lain.  Sekarang, sebuah penelitian dari Spanyol menyediakan sebuah bukti baru bahwa vitamin D sangat terkait dengan sindroma metabolik. Dalam penelitian tersebut dicermati sekelompok orang kegemukan dan ditemukan bahwa sekitar 63 persen orang-orang ini mengalami sindroma metabolik. Sekitar separuh lebih kekurangan vitamin D dalam tubuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Penelitian dari Spanyol jelas-jelas hanya merupakan observasi. Jadi, tidak bisa diklaim sebagai hasil penelitian yang sangat valid. Apalagi merekomendasikan pengaruh suplementasi vitamin D. Namun demikian, asupan vitamin D atau berjemur di atas terik matahari pagi bukan berarti tidak ada gunanya. Kita memerlukannya untuk manfaat lain yang juga penting bagi kesehatan tubuh terutama tulang.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=11&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/vitamin-d-untuk-diabetes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lalapan atau Sayuran Dimasak?</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/lalapan-atau-sayuran-dimasak/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/lalapan-atau-sayuran-dimasak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 03:35:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/lalapan-atau-sayuran-dimasak/</guid>
		<description><![CDATA[Sayuran mentah (lalapan) nilai gizinya lebih baik daripada sayuran matang, tapi lebih berisiko tertular bakteri penyakit. Ikuti berbagai kiat agar tetap memperoleh gizi secara optimal.

Mengkonsumsi sayuran merupakan suatu hal yang harus dilakukan bila kita ingin hidup sehat.  Kondisi tubuh yang bugar dan awet muda, dapat dicapai dengan mengkonsumsi sayuran secara teratur dalam porsi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=10&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Sayuran mentah (lalapan) nilai gizinya lebih baik daripada sayuran matang, tapi lebih berisiko tertular bakteri penyakit. Ikuti berbagai kiat agar tetap memperoleh gizi secara optimal.</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Mengkonsumsi sayuran merupakan suatu hal yang harus dilakukan bila kita ingin hidup sehat.  Kondisi tubuh yang bugar dan awet muda, dapat dicapai dengan mengkonsumsi sayuran secara teratur dalam porsi yang cukup. Penyebabnya,  karena sayuran merupakan pabrik vitamin, mineral, antioksidan dan serat pangan. Semuanya itu sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Vitamin yang banyak terdapat pada sayuran adalah vitamin C  dan B komplek.  Beberapa sayuran juga merupakan sumber  bagi vitamin A, D, dan E. Karotenoid (prekursor vitamin A), vitamin C dan vitamin E merupakan antioksidan alami, yang sangat berguna untuk melawan serangan radikal bebas penyebab penuaan dini dan berbagai penyakit kanker.  Mineral yang banyak terdapat pada sayuran adalah zat besi, seng, mangan, kalsium, dan fosfor.</p>
<p style="text-align:justify;">Dibandingkan dengan sumber serat yang lain, sayuran merupakan sumber yang paling baik dan utama. Kandungan serat pada sayuran sangat bermanfaat dalam pencegahan berbagai penyakit. Sayuran menjadi penangkal  kanker usus besar, aterosklerosis dan penyakit jantung,  kencing manis (<em>diabetes mellitus</em>), penyakit batu empedu, dan lain-lain.</p>
<p><strong>Jenis Sayuran</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan bagian yang dipanen, sayuran dikelompokkan menjadi lima:   (1)  sayuran umbi (wortel, bit, lobak, kentang, bawang); (2)  sayuran buah (cabai, tomat, mentimun, terung, labu siam, pare); (3) sayuran polong (buncis, kacang panjang, kecipir); (4) sayuran daun (bayam, kangkung, daun singkong, sawi); dan (5) sayuran bunga (kembang kol).</p>
<p style="text-align:justify;">Mengingat vitamin merupakan komponen gizi yang sangat mudah rusak, maka kata kunci utama yang harus diperhatikan dalam memilih sayuran adalah tingkat kesegarannya.  Kesegaran sayuran merupakan parameter terpenting yang akan menentukan kualitas hidangan, citarasa, daya awet, dan perolehan nilai gizinya.  Teknik memilih sayuran yang segar, dibedakan atas kelompok sayuran</p>
<p><strong>Tujuan Memasak</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tujuan pemasakan sayuran adalah: (1) menguraikan pektin yang terkandung pada dinding sel agar teksturnya menjadi lunak, (2) membunuh kuman penyakit, (3) agar senyawa beracun alami tidak aktif, (3) menguraikan residu pestisida agar tidak berbahaya bagi tubuh, (4) mengubah senyawa komplek menjadi lebih sederhana, sehingga mudah untuk dicerna dan diserap tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Dibandingkan bahan segarnya, proses pemasakan dapat menurunkan kandungan gizinya. Oleh karena itu, proses memasak harus dapat mengkombinasikan dua kepentingan. Pertama, kepentingan pemenuhan selera, dan kedua kepentingan kebutuhan gizi. Dengan demikian, memasak harus dianggap sebagai suatu pekerjaan seni, supaya bahan yang dimasak tidak hancur dan hilang khasiatnya bagi tubuh.</p>
<p><strong>Lalapan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Makan lalapan dengan sambal terasi beserta nasi beraroma daun pandan yang masih hangat mengebul, merupakan kenikmatan luar biasa bagi penggemar masakan Sunda. Budaya makan lalapan sangat baik untuk dikembangkan, karena mudah penyajiannya dan banyak manfaatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara garis besar, lalapan dibedakan atas lalapan mentah dan lalapan matang.  Jenis sayuran yang umum dipakai sebagai lalapan mentah adalah daun kemangi, daun poh-pohan, daun jambu mete, kenikir, terong bulat, kacang panjang, tomat, mentimun dan kol.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk lalapan matang, umumnya menggunakan bahan wortel, labu siam, kacang panjang, buncis, kecipir, daun singkong, bayam, kangkung, paria  (pare) dan kol.   Ditinjau dari perolehan gizinya, lalapan mentah mengandung unsur gizi lebih banyak dibandingkan lalapan matang.  Tapi ditinjau dari segi keamanannya, lalapan mentah lebih berisiko dibandingkan lalapan matang.</p>
<p style="text-align:justify;">Faktor-faktor yang perlu dicurigai dalam mengkonsumsi lalapan mentah adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Residu pestisida.  Budidaya sayuran tidak terlepas dari masalah hama dan penyakit tanaman.  Untuk menjaga serangan hama, petani menggunakan aneka merek pestisida.  Pemanenan sayuran tidak boleh dilakukan ketika sayuran habis disemprot pestisida, karena residu pestisida masih tertinggal pada sayuran sampai beberapa hari setelah penyemprotan, terutama saat kemarau.  Menurut beberapa penelitian, masa tunggu antara waktu terakhir pemakaian pestisida dengan waktu panen sekitar 1-5 minggu.  Masa tunggu tersebut tergantung dari jenis pestisida yang digunakan. Masa tunggu pada pestisida yang bersifat sistemik (terserap ke dalam bahan) lebih lama daripada pestisida nonsistemik (hanya menempel di permukaan).  Pestisida yang sukar larut dalam air memiliki masa tunggu lebih lama dibandingkan pestisida yang mudah larut dalam air.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Pencucian yang tidak sempurna.  Berbagai penelitian menunjukkan adanya beberapa zat kimia dalam pestisida yang tidak hilang akibat pencucian, apalagi kalau pencucian tidak dilakukan dengan teknik yang benar.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Kualitas air pencuci.  Air yang bersih adalah air yang tidak berwarna, berbau dan berasa, serta bebas dari mikroba pathogen.  Sumber air yang tidak bersih sering tercemar oleh berbagai kontaminan, terutama  bakteri penyebab penyakit infeksi, seperti penyakit tipus oleh bakteri Salmonella typhi, disentri oleh Shigella dysentriae, kolera oleh Vibrio cholerae dan tuberkulosis oleh Mycobacterium.  Untuk lebih amannya, cuci lalapan dengan air matang.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Kontaminasi bakteri berbahaya.  Untuk meningkatkan kesuburan tanah sebagai media tempat tumbuh sayuran, petani sering menggunakan pupuk organik berupa humus atau kotoran ternak (bahkan kotoran manusia).  Kebiasaan petani membuang hajat di tanah, ikut memperparah kemungkinan kontaminasi bakteri berbahaya ke sayuran. Terutama sayuran yang menjalar di permukaan tanah atau yang ketinggiannya dekat dengan tanah.  Contoh bakteri patogen yang berasal dari tinja adalah Eschericia coli yang dapat menimbulkan diare, Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi penyebab  demam tifus.  Salmonella juga dapat menyebabkan gangguan perut, dengan gejala berak-berak, sakit kepala, muntah-muntah dan demam yang berlangsung selama 1-7 hari.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Senyawa racun alami.  Beberapa jenis bahan pangan, mengandung senyawa beracun alami, misalnya saponin pada kedelai, kacang tanah, bayam, dan asparagus; goitrogen pada kol dan lobak; asam sianida pada daun singkong, solanin pada kentang, dan lain-lain.  Senyawa beracun tersebut hanya dapat dihilangkan melalui proses pencucian dan pemasakan dengan suhu yang tepat.</p>
<p><strong>Tidak Perlu Khawatir</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk membuat lalapan matang, sayuran harus dimasak lebih dulu.  Pemasakan sayuran untuk lalapan harus dilakukan sedemikian rupa agar teksturnya tidak hancur. Pemasakan sebaiknya dilakukan dengan teknik blansir, yaitu pelunakan bahan dengan cara pencelupan beberapa saat (sekitar 5 menit) pada suhu air mendidih, yang kemudian segera disiram dengan air dingin (matang) agar pemanasan tidak berlanjut.  Cara ini sangat baik untuk  pemasakan sawi, kubis, bayam, kacang panjang, wortel, pare dan labu siam.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena waktu blansir sangat ditentukan oleh tekstur bahan segarnya.  Blansir sebaiknya dilakukan untuk masing-masing sayuran, tidak dicampur satu sama lain. Sayuran sebaiknya diblansir dalam keadaan utuh dan pemotongan dilakukan setelah proses blansir selesai.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan uraian di atas, jelas mengkonsumsi lalapan matang lebih aman dibandingkan lalapan mentah. Walaupun demikian, kita tidak perlu terlalu khawatir bila akan mengkonsumsi lalapan mentah, sepanjang bahan tersebut dipersiapkan dengan cara yang higienis dan bebas kontaminan berbahaya.   Sejauh ini belum pernah dilaporkan adanya kasus orang keracunan atau kematian, akibat mengkonsumsi lalapan mentah.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk lebih memastikan keamanannya, sedapat mungkin kita memelihara sendiri di halaman rumah atau di dalam pot, tanaman yang dapat digunakan sebagai lalapan.  Dengan demikian kita tahu persis bahwa bahan tersebut bebas dari pestisida dan kontaminasi bakteri berbahaya dari tinja manusia.</p>
<p><strong>DR.Ir. Made Astawan<br />
Dosen di Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi-IPB</strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=10&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/lalapan-atau-sayuran-dimasak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Label Peringatan Bungkus Rokok tak Efektif</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/label-peringatan-bungkus-rokok-tak-efektif/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/label-peringatan-bungkus-rokok-tak-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 03:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/label-peringatan-bungkus-rokok-tak-efektif/</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KCM &#8211; Pesan peringatan pada bungkus rokok yang beredar saat ini tidak efektif dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat. Padahal peringatan pada bungkus rokok merupakan sarana pendidikan kesehatan masyarakat yang efektif dan murah karena tak memerlukan biaya pemerintah.

Demikian pernyataan yang diungkap Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Badan Khusus Pengendalian Tembakau atau Tobacco Control Support [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=9&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong>JAKARTA, KCM</strong> &#8211; Pesan peringatan pada bungkus rokok yang beredar saat ini tidak efektif dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat. Padahal peringatan pada bungkus rokok merupakan sarana pendidikan kesehatan masyarakat yang efektif dan murah karena tak memerlukan biaya pemerintah.</p>
<p><span id="more-9"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Demikian pernyataan yang diungkap Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Badan Khusus Pengendalian Tembakau atau Tobacco Control Support Center (TCSC), Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Yayasan Jantung Indonesia, dan Pusat Penelitian Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dalam jumpa pers di kantor Yayasan Kanker Indonesia, Selasa (8/1).</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa organisasi itu juga menutut pemerintah segera membuat peraturan tentang peringatan kesehatan pada bungkus rokok dan di semua kemasan produk tembakau. Syarat-syaratnya, peringatan itu berbentuk gambar dan tulisan dengan pesan tunggal sesuai bahaya yang ditimbulkan rokok, luasnya 50 persen dari permukaan depan dan belakang bungkus rokok, letaknya di bagian atas, mudah terlihat dan pesannya diganti secara periodik.</p>
<p style="text-align:justify;">Label peringatan kesehatan di bungkus rokok dengan gambar dan tulisan akan meningkatkan pengetahuan baik perokok ataupun bukan perokok akan bahaya dari rokok tersebut sehingga mereka akan ragu untuk merokok lalu mengurangi merokok dan akhirnya berhenti merokok. Seperti yang telah dilakukan oleh negara-negara seperti Kanada, Brasil, Australia, Singapura, Thailand, Uruguay, Venezuela dan India. Mereka berhasil terus kenapa Indonesia <em>nggak</em> bisa?,&#8221; ungkap Dr.Widyastuti Suroyo, Ketua TCSC.</p>
<p style="text-align:justify;">Wakil Ketua TCSC, Dr.Kartono Muhammad menambahkan, &#8220;Adanya <em>political way</em> dari Pemerintah dan kita tidak mungkin menghentikan pabrik rokok, untuk itu kita perlu mendesak pemerintah untuk mengeluarkan peraturan yang tegas tentang perubahan label dan iklan rokok agar masyarakat mendapatkan informasi dan peringatan yang jelas dan benar atas dampak yang ditimbulkan akibat merokok.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut penelitian yang dilakukan  Pusat Penelitian Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI), hampir semua anggota masyarakat pernah membaca peringatan kesehatan di bungkus rokok akan tetapi kebanyakan  mereka tak percaya akan kebenaran isi peringatan yang ada sekarang. Dan hasil riset menunjukkan 76% atau lebih dari perempat responden, baik perokok maupun bukan perokok menginginkan pesan kesehatan yang berbentuk gambar dan tulisan. Perokok bahkan mengusulkan gambar hendaknya spesifik, informatif dan menakutkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jumpa pers ini juga dihadiri Komisi Nasional Perlindungan Anak, Departeman Kesehatan, Badan POM, pemerintah yang diwakili Komisi Sembilan dari DPR, dan seorang pencandu rokok yang menderita kanker dan saat ini telah bebas dari kanker, Indonesian Forum Parlemen untuk Kependudukan. <strong>(M-108)</strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=9&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/label-peringatan-bungkus-rokok-tak-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seks dan &#8220;Daun Muda&#8221;</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/seks-dan-daun-muda/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/seks-dan-daun-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 03:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/seks-dan-daun-muda/</guid>
		<description><![CDATA[Konsultasi Seks oleh Prof.DR.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And
&#8220;Saya menulis surat ini bukan karena punya persoalan khusus dengan diri saya atau pun pasangan saya, tapi hanya karena penasaran. Begini Dok, sebagai laki-laki, tahu sendirilah, banyak yang suka ke tempat hiburan malam untuk menikmati &#8216;keindahan dan kesegaran&#8217; ciptaan Tuhan. Saya pun demikian, terutama kalau sedang berdinas ke luar kota. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=8&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="bodytext01"><strong>Konsultasi Seks oleh Prof.DR.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And</strong></span></p>
<p><em>&#8220;Saya menulis surat ini bukan karena punya persoalan khusus dengan diri saya atau pun pasangan saya, tapi hanya karena penasaran. Begini Dok, sebagai laki-laki, tahu sendirilah, banyak yang suka ke tempat hiburan malam untuk menikmati &#8216;keindahan dan kesegaran&#8217; ciptaan Tuhan. Saya pun demikian, terutama kalau sedang berdinas ke luar kota. Dalam konferensi atau seminar misalnya, malah teman-teman suka memberi &#8216;hadiah kejutan&#8217; yang bisa mengetuk pintu dan menemani semalaman.</em><span id="more-8"></span></p>
<p><em>Terus terang, saya biasanya tidak pernah &#8216;mengembalikan hadiah&#8217;, tapi hadiah tidak pernah saya &#8216;buka&#8217;. Jadi kami hanya mengobrol saja. Mengapa tidak saya kembalikan, pasti karena teman-teman akan menganggap saya munafik. Mengapa tidak saya &#8216;buka&#8217;, karena saya memang tidak merasa butuh dan ingin hidup sehatlah (sungkan rasanya untuk mengatakan hidup bersih).</em></p>
<p><em>Jadi itulah cara saya menjaga keseimbangan pertemanan dan keinginan menjaga diri. Tapi akibatnya, sebagian orang menganggap saya punya gaya hidup kacau juga. Tidak apa.  Nah, di antara obrolan sesama lelaki, sering disinggung soal &#8216;daun muda&#8217; yang konon sangat bermanfaat untuk menjaga keperkasaan dan membuat awet muda pula. Ada beberapa teman yang sangat mempercayai hal itu, dengan segala argumentasinya. Malah ada satu teman yang tidak mau menikah, karena merasa tidak butuh, berhubung sudah kadung enak bisa mendapatkan &#8216;darah segar&#8217; kapan pun dia mau, dengan status bujangan kaya dan tampan pula.</em></p>
<p><em>Yang ingin saya tanyakan, biar tidak penasaran:<br />
1. Secara ilmiah, adakah pengaruhnya pada keperkasaan dan kemudaan, jika seseorang menyukai &#8216;darah segar&#8217; atau &#8216;daun muda&#8217; itu? Adakah bukti-bukti mengenai hal itu?<br />
2. Jika tidak ada manfaatnya, mengapa keyakinan seperti itu begitu kuatnya di antara kita ini para lelaki?<br />
3. Betulkah sering atau banyak berhubungan seks, juga bisa membuat seseorang awet muda dan awet perkasa?<br />
4. Adakah penjelasan ilmiahnya, kaitan antara frekuensi hubungan seksual dengan panjang umur?<br />
Ini saja pertanyaan saya Dok, mudah-mudah tidak keberatan menjelaskannya. Terimakasih.</em></p>
<p><em>Henry Thomas, Jakarta.</em></p>
<p>Sebenarnya keputusan Pak Henry untuk tidak melakukan hubungan seksual dengan wanita lain yang didapatnya sebagai &#8220;hadiah kejutan&#8221; patut dipuji dan dihargai. Dengan alasan &#8220;tidak merasa butuh dan ingin hidup sehat&#8221; dia tidak sampai melakukan hubungan seksual walaupun menerima wanita yang didapatnya sebagai &#8220;hadiah&#8221; itu.</p>
<p>Sebenarnya lebih baik lagi bila Pak Henry juga tidak menerimanya. Jadi bukan hanya tidak &#8220;membukanya&#8221;, melainkan juga tidak menerimanya. Masalahnya, kalau Pak Henry mau menerimanya, bukan tidak mungkin suatu saat kehilangan kontrol dan mau &#8220;membukanya&#8221;. Kalau ini terjadi, berarti keputusan &#8220;ingin hidup sehat&#8221; telah dilanggar. Jadi Pak Henry tidak perlu takut dianggap munafik oleh teman-temannya. Kecuali kalau dia siap melanggar keputusannya sendiri.</p>
<p><strong>Mitos &#8220;daun muda&#8221;</strong><br />
Memang luas beredar di masyarakat anggapan bahwa hubungan seksual dengan wanita muda, yang kerap disebut &#8220;daun muda&#8221;, dapat membuat orang menjadi lebih perkasa dan awet muda. Tidak ada dasar ilmiah yang membenarkan bahwa hubungan seksual dengan anak muda akan menyebabkan awet muda. Anggapan ini jelas salah dan hanya merupakan suatu mitos.</p>
<p>Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang sehingga menjadi sehat dan awet muda. Faktor itu antara lain keteraturan irama hidup, ada tidaknya gangguan atau penyakit, ada tidaknya gangguan psikik, dan faktor genetik. Irama hidup yang tidak teratur akan berpengaruh terhadap pola makan, waktu kerja, dan waktu istirahat. Keadaan ini akan menurunkan daya tahan tubuh sehingga menjadi tidak sehat dan tampak lebih tua dari usianya. Demikian juga bila terdapat gangguan fisik dan psikik, tubuh menjadi tidak sehat dan penampilan cenderung tampak lebih tua. Pengaruh faktor genetik juga sangat menentukan bagi penampilan fisik seseorang.</p>
<p>Berdasarkan faktor tersebut, tidak tampak pengaruh hubungan seksual dengan orang muda terhadap kesehatan dan penampilan yang awet muda. Bahkan kalau hubungan seksual itu berisiko tinggi, khususnya berupa penularan Penyakit Menular Seksual, justru penyakitlah yang didapat.</p>
<p>Tetapi mitos itu memang telah beredar luas, dan diyakini oleh banyak orang, karena pengetahuan seksual yang kurang. Bahkan tidak sedikit pekerja seks yang membujuk anak jalanan agar terangsang dan mau melakukan hubungan seksual sebagai &#8220;obat awet muda&#8221; walaupun belum muncul istilah &#8220;batang muda&#8221;. Tentu saja fenomena ini sangat merugikan bahkan membahayakan bagi anak-anak jalanan itu. Kemungkinan tertular Penyakit Menular Seksual (penyakit kelamin) sangat besar. Kalau penyakit yang menularinya adalah penyakit yang &#8220;biasa&#8221; dan mudah disembuhkan, mungkin bukan  suatu masalah besar. Tetapi bagaimana kalau anak-anak itu tertular HIV/AIDS?</p>
<p><strong>Frekuensi hubungan seksual</strong><br />
Memang banyak mitos tentang seks yang beredar luas di masyarakat. Di tengah masyarakat yang pengetahuan seksualnya rendah, mitos tentang seks dapat tumbuh subur dan diyakini sebagai suatu kebenaran.</p>
<p>Salah satu mitos lain tentang seks ialah hubungan seksual yang dilakukan seringkali dapat membuat orang awet muda dan panjang umur. Sama seperti mitos hubungan seksual dengan &#8220;daun muda&#8221;, maka mitos inipun tidak punya dasar ilmiah sehingga tidak seharusnya dipercaya.</p>
<p>Frekuensi hubungan seksual ditentukan oleh dorongan seksual, keadaan kesehatan tubuh, faktor psikik, dan pengalaman seksual sebelumnya. Tentu saja faktor tersebut juga berlaku bagi pasangannya. Karena itu frekuensi hubungan seksual tidak dapat ditentukan dengan pasti karena tergantung kepada kemauan dan kemampuan setiap pasangan.</p>
<p>Panjang dan tidaknya usia seseorang tidak ditentukan oleh seringnya melakukan hubungan seksual. Jadi bukan berarti semakin sering melakukan hubungan seksual, usia menjadi semakin panjang sehingga menjadi panjang umur. Justru sebaliknya yang mungkin terjadi. Karena faktor di atas mendukung, termasuk kesehatan tubuh, maka hubungan seksual sering dilakukan. Tetapi bila seseorang memaksa diri melakukan hubungan seksual yang sering padahal mengalami gangguan fisik tertentu, tentu bukan panjang umur yang dirasakan.</p>
<p>Beberapa faktor yang menentukan usia harapan hidup seseorang ialah keadaan kesehatan tubuh dan jiwa, keadaan sosial ekonomi, keadaan gizi, dan faktor lingkungan khususnya yang berkaitan dengan kesehatan. Kalau faktor tersebut mendukung, maka usia harapan hidup menjadi lebih panjang. Sebagai contoh, karena keadaan kesehatan dan sosial ekonomi masyarakat lebih baik, maka usia harapan hidup manusia Indonesia saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pada masa awal kemerdekaan.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Gaya Hidup Sehat</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=8&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/09/seks-dan-daun-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika Isteri Tak Sepanas Pacar</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/jika-isteri-tak-sepanas-pacar/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/jika-isteri-tak-sepanas-pacar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 11:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Sex]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/jika-isteri-tak-sepanas-pacar/</guid>
		<description><![CDATA[
Konsultasi Seks oleh Prof.DR.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And
Sudah lima tahun ia mengajari isterinya bermain cinta, tapi tak ada hasilnya. Tepatkah jika ia lantas menyelesaikan sendiri urusan seksualnya?
&#8220;Sudah lima tahun saya menikah, dan menghasilkan satu anak berusia tiga tahun. Saat ini usia saya 42 tahun, isteri 32 tahun. Perkawinan kami baik-baik saja, tapi ada hal yang kurang memuaskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=6&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><span class="bodytext01"><a title="jika istri tak sepanas pacar" href="http://badotcangklek.files.wordpress.com/2008/01/1.jpg"><img class="aligncenter" src="http://badotcangklek.files.wordpress.com/2008/01/1.jpg" alt="jika istri tak sepanas pacar" /></a><strong></strong></span></p>
<p><strong>Konsultasi Seks oleh Prof.DR.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And</strong></p>
<p><strong>Sudah lima tahun ia mengajari isterinya bermain cinta, tapi tak ada hasilnya. Tepatkah jika ia lantas menyelesaikan sendiri urusan seksualnya?</strong></p>
<p><em>&#8220;Sudah lima tahun saya menikah, dan menghasilkan satu anak berusia tiga tahun. Saat ini usia saya 42 tahun, isteri 32 tahun. Perkawinan kami baik-baik saja, tapi ada hal yang kurang memuaskan bagi diri saya.</em><span id="more-6"></span></p>
<p><em>Sebelum menikah, saya pernah tinggal di Amerika selama empat tahun. Selama itu saya sempat berpacaran dengan seorang wanita setempat. Sepulang saya ke Indonesia, saya juga sempat pacaran lagi dengan teman satu grup perusahaan.</em></p>
<p><em>Dalam dua pengalaman pacaran itu, saya memiliki pengalaman seksual yang sangat menyenangkan. Mungkin kebetulan kedua pacar saya memiliki minat tinggi terhadap seks, dan dapat menikmatinya. Sayangnya saya tidak bisa menikah dengan salah satu pun dari mereka, karena perbedaan agama.</em></p>
<p><em>Saya kemudian menikah dengan wanita sangat alim dan puritan, yang sikapnya terhadap seks sangat berkebalikan dengan kedua bekas pacar saya itu. Sudah saya usahakan dengan berbagai cara untuk menghangatkan suasana dan menaikkan libido, bahkan mengajari dan menuntunnya, tetap tak ada respon yang sebanding.</em></p>
<p><em>Saya pun sudah beberapa kali bicara padanya, yang intinya memberitahu bahwa dia tidak perlu malu untuk mengekspresikan keinginannya akan seks, tidak perlu ragu-ragu/sungkan, karena saya mengharapkan isteri yang hangat pula saat di ranjang.</em></p>
<p><em>Dia selalu bilang iya, tapi tak ada kemajuan. Padahal dia tidak memiliki pengalaman buruk mengenai seks di masa lalu yang menyebabkan trauma misalnya. Dan mestinya dia merasakan kesabaran dan bimbingan saya selama ini.</em></p>
<p><em>Saya jadi puyeng. Sudah lima tahun mengusahakan dan menanti perubahannya, tapi tak kunjung tiba. Maka saya sekarang sering merindukan bekas paca, dan tergoda menghubungi dia lagi, apalagi dia belum menikah. Tapi ini tidak saya lakukan.</em></p>
<p><em>Menghadapi persoalan ini, menurut Dokter apa yang harus saya lakukan? Terus terang saya akhir-akhir ini jadi malas berhubungan intim, dan pilih menyelesaikan sendiri sambil membayangkan bekas pacar.</em></p>
<p><em>Terimakasih.&#8221; Robert, Jakarta.</em></p>
<p><strong><br />
Bukan Solusi</strong><br />
Perilaku seksual dipengaruhi oleh dorongan seksual, pengetahuan seksual, nilai sosial masyarakat, dan pengalaman seksual sebelumnya. Jadi tak aneh kalau terdapat perbedaan perilaku seksual antara satu orang dengan orang lain atau satu masyarakat dengan masyarakat yang lain.</p>
<p>Kalau pengalaman seksual Pak Robert dengan pacarnya dulu menyenangkan, tentu wajar kalau dia ingin mengalami seperti itu lagi. Tetapi sayang, pengalaman yang menyenangkan itu tidak dia peroleh dari isterinya.</p>
<p>Perbedaan ini tentu tidak menyenangkan bagi Pak Robert, dan  wajar bila kemudian dia merasa malas untuk melakukan hubungan seksual dengan isterinya. Tetapi walaupun wajar, bukan berarti keadaan ini boleh dibiarkan begitu saja.</p>
<p>Mungkin bagi Pak Robert, sesuai pengakuannya, keadaan itu dapat diatasi dengan melakukan masturbasi sambil membayangkan mantan pacarnya. Tetapi tentu itu bukan solusi atau jalan keluar, karena bagaimana pun dia harus  memikirkan kepentingan seksual isterinya.</p>
<p>Walaupun tidak dijelaskan, saya dapat menduga bahwa isteri Pak Robert hanya menempatkan diri sebagai pelayan suami. Dapat diduga bahwa dia tidak dapat menikmati hubungan seksual yang dilakukan.</p>
<p>Masalahnya, apakah isteri Pak Robert terganggu atau tidak dengan kehidupan seksual seperti itu. Seharusnya sebagai manusia normal ia merasa terganggu. Jadi kalau sampai perilaku seksualnya seperti itu dan tidak sesuai harapan Pak Robert, tentu ada sebabnya.</p>
<p>Tidak Efektif<br />
Kembali ke faktor yang mempengaruhi perilaku seksual, tentu ada di antaranya yang menyebabkan perilaku isteri Pak Robert seperti itu. Untuk mengetahui dengan benar diperlukan konsultasi dan evaluasi lebih lanjut.</p>
<p>Mungkin benar Pak Robert telah berupaya menanyakan dan memberitahu apa yang harus dilakukan sesuai keinginannya. Tetapi apa yang diusahakannya belum tentu benar dan efektif. Terbukti tidak ada perubahan sesuai harapan Pak Robert.<br />
Memang tidak mudah sebagai suami menyelesaikan masalah itu sendiri. Apalagi kalau tidak ada komunikasi yang baik dengan isteri. Ditambah lagi kalau ada pandangan bahwa isteri hanya pelayan seksual suami.</p>
<p>Walaupun mungkin benar isteri Pak Robert puritan, bukan berarti tak punya dorongan seksual. Karena punya dorogan seksual, berarti dia juga ingin melakukan hubungan seksual. Tapi kalau ternyata hubungan seksual yang dilakukan tidak menyenangkan, tentu muncul kecenderungan untuk tidak melakukan lagi.</p>
<p>Saya khawatir isteri Pak Robert tidak dapat menikmati kehidupan seksualnya selama menikah. Agaknya hal ini tidak diperhatikan oleh Pak Robert, dan memang tidak dijelaskan dalam surat di atas.</p>
<p><strong>Saatnya Mendatangi Ahli<br />
</strong>Saya sarankan Pak Robert dan isterinya berkonsultasi dengan tenaga ahli untuk mengatasi masalah itu. Mungkin saja ada hambatan bagi sang isteri untuk menyampaikan apa yang dialami dalam kehidupan seksualnya selama ini.</p>
<p>Dengan bantuan tenaga ahli, diharapkan dapat diungkap bagaimana dorongan seksualnya, pengetahuan seksualitasnya, pandangan tentang hubungan seksual dan berbagai aktivitas seksual lain, dan pengalaman seksualnya selama menikah.</p>
<p>Dari konsultasi yang mendalam dapat diketahui dengan benar bagaimana faktor di atas pada diri sang isteri, sehingga menyebabkan perilaku seksualnya tidak sesuai dengan yang diharapkan suami. Setelah itu barulah dapat ditentukan langkah penanganan selanjutnya.</p>
<p>Jika hanya kurang pengetahuan, lebih mudah untuk memberi informasi. Tetapi kalau ada faktor lain yang mempengaruhi, tentu pemberian informasi saja tidak dapat menyelesaikan masalah. Contohnya, kalau isteri tidak pernah mencapai orgasme, wajar kalau dia tidak ingin melakukannya lagi. Kalau ini yang terjadi, maka kegagalan orgasme inilah yang harus diatasi lebih dulu.</p>
<p>Tetapi hal lain yang juga perlu dipikirkan Pak Robert ialah pentingnya kebersamaan dalam kehidupan seksual. Artinya, Pak Robert tidak boleh memaksakan keinginannya dan isteri harus menuruti. Ia pun harus memenuhi keinginan isteri.</p>
<p>Contohnya, kalau Pak Robert ingin melakukan hubungan seksual dengan posisi tertentu sesuai pengalaman dengan pacar dulu, belum tentu isterinya mau. Kalau isteri merasa tidak nyaman dengan posisi itu, tentu dia tidak bersedia. Dalam keadaan seperti ini, Pak Robert tidak boleh memaksakan kehendaknya.</p>
<p>Masalah seksual memang tidak selalu sederhana, apalagi kalau sudah berlangsung lama. Masalah seksual yang dialami Pak Robert tidak sederhana, apalagi karena sudah berlangsung lima tahun tanpa kejelasan penyebabnya. Maka mengatasinya juga tidak sederhana. Untuk itu, segeralah berkonsultasi lebih lanjut.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>Gaya Hidup Sehat</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=6&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/jika-isteri-tak-sepanas-pacar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://badotcangklek.files.wordpress.com/2008/01/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jika istri tak sepanas pacar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hubungan Kanker Prostat dan Status Keayahan</title>
		<link>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/hubungan-kanker-prostat-dan-status-keayahan/</link>
		<comments>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/hubungan-kanker-prostat-dan-status-keayahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 11:04:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>B_doT InsIde</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan prostat]]></category>
		<category><![CDATA[kanker prostat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/hubungan-kanker-prostat-dan-status-keayahan/</guid>
		<description><![CDATA[NEW YORK, SENIN - Gangguan prostat adalah kasus yang lumrah terjadi pada pria utamanya mereka yang telah beranjak tua. Kondisi prostat biasanya berfungsi baik sehingga kebanyakan orang bahkan tak menyadari keberadaannya sampai usia 40-an atau 50-an, walaupun ada pula yang telah mengalami gangguan saat masih usia 30-an.
Banyak penelitian dilakukan untuk menyingkap penyebab serta faktor risiko [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=4&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong>NEW YORK, SENIN -</strong> Gangguan prostat adalah kasus yang lumrah terjadi pada pria utamanya mereka yang telah beranjak tua. Kondisi prostat biasanya berfungsi baik sehingga kebanyakan orang bahkan tak menyadari keberadaannya sampai usia 40-an atau 50-an, walaupun ada pula yang telah mengalami gangguan saat masih usia 30-an.<span id="more-4"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak penelitian dilakukan untuk menyingkap penyebab serta faktor risiko gangguan prostat. Salah satu di antaranya adalah riset yang dipimpin Kristian T Jorgensen dari  Statens Serum Institute di Kopenhagen, Denmark. Riset yang dimuat dalam <em>Medical Journal Cancer itu </em>menemukan bahwa pria yang tak memiliki anak berisiko lebih rendah mengalami kanker prostat di banding pria yang punya anak. Namun begitu, pria yang punya banyak anak ternyata memiliki resiko rendah terkena kanker tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Jorgensen dan rekan-rekannya sampai pada kesimpulan tersebut setelah meneliti sejumlah pria kelahiran Denmark dari tahun 1935 hingga 1988. Hasil riset menunjukkan, pria yang tak punya anak berisiko 16 persen lebih rendah mengidap kanker prostat dibandingkan para ayah.  Tetapi di antara pria yang menjadi ayah, risiko terkena penyakit itu secara bertahap menurun seiring bertambahnya jumlah anak yang dimiliki.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut peneliti, alasan munculnya hubungan yang bertentangan ini masih belum dapat dipastikan. Tetapi hasil temuan ini didasarkan pada riset sebelumnya yang menghubungkan kondisi tidak punya anak dengan rendahnya risiko kanker prostat.</p>
<p>Sebuah teori mengatakan bahwa pria yang tak punya anak akibat infertilitas kemungkinan beresiko lebih kecil mengidap kanker prostat karena memiliki kadar testosteron yang rendah. Namun Jorgensen dan timnnya mengatakan hal itu masih harus dibuktikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut data riset, pria yang tak punya anak memiliki sejumlah kemungkinan bervariasi  di antaranya karena infertil (tidak subur) atau punya pasangan yang tak subur, dan sebagian lagi memang memilih tidak punya anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu mengapa pria dengan banyak anak beresiko lebih kecil mengidap kanker prostat dibanding yang hanyapunya satu anak saja?  Peneliti berspekulasi, hal itu terjadi karena pria yang punya anak lebih dari satu orang adalah pria yang jauh lebih sehat fisiknya. Pria yang punya banyak anak juga dapat mempertahankan kesuburannya hingga usia tertentu, sehingga mereka lebih resisten mengalami kanker prostat.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang pasti, penelitian lanjutan dibutuhkan untuk memahami kondisi yang berkaitan dengan faktor-faktor lingkungan biologis, sosial dan perilaku, yang mendasari temuan ini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badotcangklek.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badotcangklek.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badotcangklek.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badotcangklek.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badotcangklek.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badotcangklek.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badotcangklek.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badotcangklek.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badotcangklek.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badotcangklek.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badotcangklek.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badotcangklek.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badotcangklek.wordpress.com&blog=2472765&post=4&subd=badotcangklek&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badotcangklek.wordpress.com/2008/01/08/hubungan-kanker-prostat-dan-status-keayahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">B_doT InsIde</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>